Komunal – Hitam Semesta [Progresiv Barbar Musik]

Koor masal di track pembuka bisa jadi ritual pemujaan yang memaksa kita untuk selalu fokus pada Hitam Semesta. This year most awaited album, and they want you to worship them! Lagu demi lagu melesakkan deru southern rock yang kental bercampur lumpur dalam tradisi heavy metal yang masih kuat. Komunal mungkin telah dikutuk mengikuti jalur selatan dalam bimbingan iblis yang dipimpin oleh chief Phillip Anselmo. Komunal juga dibujuk untuk menerima rayuan blues yang menggoda, serta membuat thrashing yang maksimal di kala sedang bernafsu’. Hampir semuanya diisi dengan riff gitar yang heavy as shit, plus melodi yang syahdu menghipnotis. Dentum senar bass berpacu dengan drumming dalam porsi yang tepat dan tegas. Vokalis yang bersuara berat nan serak seperti telah menghabiskan berbotol-botol beer di sebuah bar murahan. Track balada di akhir album sangatlah menarik dan bukan suatu kealpaan. Bunyi string gitar dan harmonika yang sigap memunculkan bau western. Ibarat sebuah lukisan klasik yang bergambar suasana pedesaan di selatan amerika ; padang rumput, ranch, kuda, bison, koboi, flanel dan jins biru, botol bir, serta kursi goyang di teras rumah kayu. Soundtrack unik yang mengantarkan mereka jauh dari rumah dan kumpul bersama para sesepuh dari Black Crowes, Lynyrd Skynyrd, Down, atau Corrosion of Conformity. All in all, kita memang sedang dimanja. Adalah sangat kurang ajar jika merasa kurang dengan Hitam Semesta yang mencapai delapan belas list lagu. It’s not a real deal. It’s too much. Tapi memang tidak ada kata cukup buat musik metal yang berkualitas. Mereka sedang bersemangat dan baik hati – bukannya pamer atau berfoya-foya dengan stok lagu yang segitu banyak. Meski tidak terlalu baru atau orisinil, namun Komunal terbilang berhasil dalam menemukan kiblat karakter sound-nya. Stoner rock lokal macam Seringai tidak lagi berjalan sendirian dan musti waspada. Hitam Semesta bikin peta musik cadas Indonesia jadi makin kompetitif dan kita bisa lebih optimis lagi. Hari ini Komunal mulai ikut mengendalikan generasi yang rela dibuai dengan alunan musik keras. Rock & roll telah mati, dan mereka menyelamatkan?!… [Samack]

About apokalipwebzine
Ini hanyalah blog sementara di masa hiatus Apokalip.com yang tiba-tiba sejak Mei 2010 kemarin. Blog ini berisi arsip-arsip pilihan editor Apokalip yang pernah dimuat selama kurun waktu tiga tahun terakhir, 2007-2010. Ada kumpulan artikel, esai maupun resensi lawas yang mungkin masih menarik untuk dibaca serta bisa jadi sumber referensi. Yah, sebut saja ini the best archives versi editor Apokalip. Semua tulisan kami muat sebagaimana aslinya, tanpa editing ulang untuk mempertahankan orisinalitas. Semoga anda terhibur dan terbisingkan... Apokalip adalah proyek situs musik online yang idenya digagas oleh sejumlah anak muda di kota Malang. Proses pengerjaan konsep dasar dan konstruksi situs ini dimulai dari November 2006 sampai dengan April 2007 oleh Yuda Wahyu dan Samack. Apokalip.com resmi online sejak tanggal 10 Mei 2007 dengan tagline Menyerukan Kebisingan. Selain mengelola webzine, Apokalip juga memiliki projekt lain seperti Klub Apokalip [blog/portal], ReloadYourStereo [netlabel], Apokalip|Show [event organizer], Apokalip Strong-Merch [merchandise], dan Kios Apokalip [online store]. Manajemen dan pengembangan situs ini dikelola secara independen oleh Apokalip Media Inc.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: