Myself ; Scumbag – Beyond Life and Death

Kimung

Minor Books

“Ya tuhan, begitu pekatnya ruang jiwaku. Hanya kematian terus samar memanggil. Singkirkan harapan yang terus memudar. Semakin tak bermakna. Semakin tak bercahaya. Inikah garis hidup yang tak terberkati?!” bunyi lirik Unblessing Life – sebuah lagu di album terakhir Burgerkill, Beyond Coma and Despair. Lirik pada lagu-lagu yang lain juga banyak mengumbar ‘indikasi’ semacam itu. Mengerikan. Belum sempat album itu dirilis di pasaran, sang vokalis dan lirikus Ivan ‘Scumbag’ Firmansyah meninggal dunia dalam usia muda, 28 tahun. Dia terpaksa kehilangan rencana pernikahan, impian tour, serta buah kesuksesan dari album masterpiece yang sanggup bikin dia jadi ‘rockstar’ dan bisa memenuhi janjinya untuk menyenangkan teman-temannya. Penghormatan akhirnya disematkan dalam bentuk lain. Myself ; Scumbag adalah buku biografi Ivan ‘Scumbag’ Firmansyah [1978 – 2006], vokalis band metal papan atas Burgerkill yang ditulis oleh sahabatnya, Kimung. Alur cerita yang mengalir deras bagai novel fiksi. Penuh semangat dan harga diri, sekaligus juga kepedihan dan dendam. Semakin dalam dan mendetil sebab penulis juga merupakan teman masa remaja, ‘saudara sebotol’, dan partner bermusik di era awal Burgerkill. Buku ini lengkap mengupas kisah hidup, suka-duka, love-story, karir, hingga impian Ivan yang memang selangit. Bersama sikap begundal yang selalu dipegang teguh dalam mengejar perempuan, dikeroyok preman, dimusuhi calon mertua, pesta mushroom, aksi panggung, menulis lagu dan berkarya. Sebut saja itu semua bagian dari kompleksitas hidupnya yang selalu terkait dengan terobosan besar, cita-cita, kekecewaan, gairah dan totalitas bermusik. Semuanya komplit ada di buku ini. Sedikit juga menyentil karir musik Burgerkill dan gaya hidup barudak Ujungberung yang akrab dipanggil Homeless Crew. Sampai akhirnya pada ending yang mengharukan. Maafkan jika kalimat ini kasar, tetapi bersama album Beyond Coma and Despair, buku ini memang bisa jadi sebuah ‘paket kematian’ yang khidmat untuk mengenal lebih dalam lagi soal Ivan, Burgerkill dan komunitas Ujungberung. Sudah barang tentu ini akan mengawali stok pendokumentasian scene bawahtanah di negeri ini. Buku penting tentang seorang legenda metal Indonesia. Dia bakal terus hidup dalam lengkingan vokal khas dan karya lirik yang inspiratif. He’s been blessed, beyond life and death!… [lucifersam]

About apokalipwebzine
Ini hanyalah blog sementara di masa hiatus Apokalip.com yang tiba-tiba sejak Mei 2010 kemarin. Blog ini berisi arsip-arsip pilihan editor Apokalip yang pernah dimuat selama kurun waktu tiga tahun terakhir, 2007-2010. Ada kumpulan artikel, esai maupun resensi lawas yang mungkin masih menarik untuk dibaca serta bisa jadi sumber referensi. Yah, sebut saja ini the best archives versi editor Apokalip. Semua tulisan kami muat sebagaimana aslinya, tanpa editing ulang untuk mempertahankan orisinalitas. Semoga anda terhibur dan terbisingkan... Apokalip adalah proyek situs musik online yang idenya digagas oleh sejumlah anak muda di kota Malang. Proses pengerjaan konsep dasar dan konstruksi situs ini dimulai dari November 2006 sampai dengan April 2007 oleh Yuda Wahyu dan Samack. Apokalip.com resmi online sejak tanggal 10 Mei 2007 dengan tagline Menyerukan Kebisingan. Selain mengelola webzine, Apokalip juga memiliki projekt lain seperti Klub Apokalip [blog/portal], ReloadYourStereo [netlabel], Apokalip|Show [event organizer], Apokalip Strong-Merch [merchandise], dan Kios Apokalip [online store]. Manajemen dan pengembangan situs ini dikelola secara independen oleh Apokalip Media Inc.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: