Sembilan Album Cadas Esensial 2007

Membuat top-list kadang jadi pekerjaan favorit bagi setiap editor media mana pun. Selera tentu ikut berbicara. Tetapi musti tetap obyektif, atau setidaknya dianggap ‘subyektifitas yang bisa disepakati bersama’. Yah, setahun kemarin ada beberapa karya rekaman yang layak mendapatkan apresiasi lebih. Untuk itu kami musti membongkar file-file lama dan memutar kembali koleksi rekaman yang pernah ada. Dengan penuh pertimbangan editor Apokalip telah memilah dan memilih Sembilan Album Cadas Yang Paling Penting Di Tahun 2007. Yah, kami percaya segalanya pasti berhenti di angka sembilan…

 

KEKAL – The Habit of Fire [Open Grave / Whirlwind]

Album yang berdurasi lebih dari 70 menit ini dirilis dalam format CD dan digital oleh dua label rekaman asing yaitu Open Grave Records [AS] untuk pasar Amerika, Kanada, Jepang dan Australia, serta Whirlwind Records [Jerman] untuk pasar Eropa dan Amerika Selatan. Lalu di akhir tahun lalu, Kekal mulai menawarkan akses download gratis materi album ke-enam tersebut khusus untuk wilayah Indonesia. Dalam rekaman ini Jeff dkk menampilkan mix yang cukup jenius di antara metal, rock, progresif dan aura eksperimental. Lagu-lagu mereka bahkan telah dianggap berhasil memadukan liukan Rush, King Crimson, Ulver, hingga The Mars Volta. The Habit of Fire semakin memantapkan reputasi Kekal sebagai satu-satunya band cadas Indonesia dengan kaliber internasional. Seperti yang juga disepakati Metalreview.com, “The Habit of Fire is a progressive, adventurous album that almost transcends the metal tag altogether. It is living proof that music is only limited by the creativity of the artists. If there is any justice in this world, this album will bring Kekal some much deserved attention from fans all over the world.”

 

KOIL – Blacklight Shines On [Apocalypse]

Secara musikal, Blacklight adalah album yang solid. Lagu demi lagu seperti memiliki perekat yang menyatukan, hingga total sembilan nomor plus satu hidden track itu tampak padu dan saling menguatkan. Sound mewah, musik brilyan dan lirik cerdas. Sebuah karya terbaik Koil hingga saat ini. Jauh melampaui Megaloblast yang cukup terkenal itu. Otong dkk telah kembali dengan kualitas album yang melebihi ekspektasi siapapun. Membayar tuntas segala ‘kebohongan’ dan ‘basa-basi’ yang kerap mereka koarkan selama enam tahun. Apalagi album ini diberikan secara cuma-cuma alias gratis. Kondisi pun berbalik karena penggemar setia Koil lah yang sekarang berhutang banyak pada Otong dkk. Kami yakin, karya ini bakal bersinar lama serta tidak akan mudah untuk dilupakan. Album pilihan bagi rakyat biasa yang terus bekerja, mencari uang, dan masih tetap punya hak untuk sedikit bersenang-senang…

 

RAJASINGA – Pandora [Straineyes Prod]

Rekaman ini berisi kumpulan lagu ngebut, singkat dan tepat sasaran. Tidak lalu terdengar jadi berisik atau monoton. Sebab ada beat-beat yang groovy di beberapa part-nya. Terselip juga bagian yang agaknya digarap dengan iseng dan penuh selera humor. Sound gitar yang kadang terdengar lebih nge-rock, malah stoney. Gebukan drum yang enerjik dan powerfull. Yah, Rajasinga cukup kompak serta menikmati setiap lini permainan musiknya. Tradisional, tapi tetap tidak ketinggalan jaman. Tidak mewah, juga tidak murahan. Semuanya dituang dalam porsi yang tepat dan tidak berlebihan. Sebuah album yang berhasil mencuri perhatian para fans grindcore, fast-hc, thrashcore hingga power violence. Rajasinga di sini memang ‘penyakit’, tetapi jangan dihindari!…

 

SERINGAI – Serigala Militia [High Octane / Universal]

Pastikan stereo-set anda memanas untuk album yang satu ini. Ketika sound diproduksi lebih kasar, jitu dan juara. Sementara musik dibuat keras dan catchy berdasarkan mood pendengar agar bisa pogo dan sing-along. Sedangkan tema liriknya cukup mewakili realita anak muda sehari-hari. Sehingga hampir seluruh lagu di album ini sangat mungkin menjadi ‘soundtrack of our life’. Termasuk opini sosial-politik yang dengan sadar bisa disepakati pendengar. Serigala Militia meluncur bagaikan substansi yang adiktif. Candu yang memaksa pendengarnya untuk tergoda, lalu ikut bernyanyi dan menggoyangkan badan. Sederhana. To the point. Keras. Telanjang. Ya, memang begitulah rock yang sebenarnya. Sembah sujud ke hadirat R.O.C.K yang maha agung…

 

SIKSA KUBUR – Podium [Rottrevore]

Bendera deathmetal mungkin akan dinaikkan lebih tinggi lagi setelah Podium melesak di pasar musik Indonesia. Sebuah sajian menarik muncul dari label lokal paling ekstrim saat ini, Rottrevore records. Siksa Kubur tetap meneruskan tradisi bermain keras dan tanpa kompromi seperti pada album sebelumnya, Eye Cry. Kali ini sound-nya mungkin lebih tertata dan jernih. Musiknya pun makin berkembang. Tiap personil telah menjalankan tugasnya dengan baik. Penggemar Suffocation, Cryptopsy, bahkan Jasad atau Death Vomit tentu tidak akan kecewa. Jakarta ternyata masih memiliki jagoan di genre musik yang paling ‘berdarah’ ini. Dan mereka memang layak dipanggil naik ke podium!…

SPEEDKILL – Metallium AD [Derai / Parau]

Setahun kemarin Speedkill cukup sering dibicarakan di scene rock ibukota. Setelah menghajar sejumlah panggung, mereka melepas album Metallium AD. Debut yang mengusung kaidah rock/metal secara keras dan agresif. Bersama kecepatan serta gejolak distorsi yang membunuh. Memadu-kasihkan sound thrash kuno dan senyawa beat hardcore ala Suicidal Tendencies atau DRI. Cukup thrashing sekali, terutama pada riff gitar dan ketukan drum. Vokal yang high-pitched justru mengingatkan pada Betrayer, kelompok thrash ibukota di era ’90-an. Atau perbandingan lain yang lebih umum seperti karakter suara Mille Petrozza [Kreator]. Lirik yang lugas dan straight to the point. Eksekusi sound yang cukup mantap. Produksinya juga lumayan kick-ass. Ada 3/4 nama personil Seringai yang ikut memproduseri rekaman ini. Metallium AD jadi bukti bahwa Speedkill tidak terlalu muda untuk mengapresiasi musik thrashmetal. Begitu juga dengan anda. This is thrash from the oven!…

 

STRAIGHT OUT – Forsaken Upon Nemesis [Blue Sky]

Album ini berisi komposisi epik metal yang kelam, cepat dan juga megah. Memuat progresi nada yang agresif, serta fill-in dan melodi yang kritis. Antara sayatan gitar yang tebal mendalam serta teriakan vokal yang menggeram. Terkadang dinetralisir oleh denting pilu suara piano, koor keyboard dan alunan gundah vokal feminim. Anggap saja Straight Out terjerumus ke lembah metal terdalam bersama pengaruh  musik Hamartia, Dead Blue Sky, Arch Enemy, The Black Dahlia Murder, Iron Maiden, dan Cradle of Filth. Album yang dirilis oleh Blue Sky records ini menyajikan duabelas materi, termasuk singel andalan Cordelia Tears. Ini salah satu contoh karya rekaman metal yang kuat dan cukup berwibawa di akhir tahun 2007. Embrace this!…

 

THE S.I.G.I.T – Invisible Visible Idea of Perfection [FF Cuts / FFWD]

Semacam perjalanan melintasi gurun pasir di dalam satu bus bersama Led Zeppelin, Deep Purple dan selera vintage 70-an. Yang kemudian masuk ke wilayah modern yang lebih hijau dan subur di mana ACDC hingga Jet sudah menanti di depan gerbang. Album ini adalah suatu konsepsi rock & roll yang mengalun liar, galak dan berapi-api. Secara image dan kemasan mungkin sangat western – tetapi jauh di dalamnya justru mengesankan stempel pribumi yang khas dan mencolok. Sejumlah track penting seperti Black Amplifier, Soul Sister dan Clove Dopper menjadi bukti pesona Rekti dkk. Keras, membius, dan menggoda. Sebuah karya memikat dengan aura petualangan serta ‘sex appeal’ yang cukup tinggi!…

UNDER 18 – Loyalitas [Linoleum]

Album yang penuh semangat dari debutan baru scene hardcore kota Bandung. Memancarkan aura kebangkitan dan pesan-pesan yang membangun. Namun tidak kemudian terkesan klise atau membosankan. Malah sebenarnya cukup inspiratif. Yah, kadangkala kita memang perlu menyibak kembali sisi-sisi baik itu. Sambil me-redefinisi fungsi-fungsi dari suatu komunitas atau jaringan. Musiknya pun digarap cukup apik dan mampu membakar adrenalin. Karya yang potensial dari band muda yang berbakat. Sebuah rekaman yang cocok untuk dinikmati bersama aura positif, keteguhan hati, dan  kepalan tangan di udara. Yah seperti titelnya, album ini memang cukup loyal terhadap scene-nya!

 

[Ed!]

Yes, Nine is a real deal. Sengaja kami pilih hanya sembilan album untuk masuk ke list ini. Jika anda kurang sepakat, silahkan tambahkan satu album pilihan anda sendiri agar genap menjadi ‘Top Ten Albums of 2007’😉

About apokalipwebzine
Ini hanyalah blog sementara di masa hiatus Apokalip.com yang tiba-tiba sejak Mei 2010 kemarin. Blog ini berisi arsip-arsip pilihan editor Apokalip yang pernah dimuat selama kurun waktu tiga tahun terakhir, 2007-2010. Ada kumpulan artikel, esai maupun resensi lawas yang mungkin masih menarik untuk dibaca serta bisa jadi sumber referensi. Yah, sebut saja ini the best archives versi editor Apokalip. Semua tulisan kami muat sebagaimana aslinya, tanpa editing ulang untuk mempertahankan orisinalitas. Semoga anda terhibur dan terbisingkan... Apokalip adalah proyek situs musik online yang idenya digagas oleh sejumlah anak muda di kota Malang. Proses pengerjaan konsep dasar dan konstruksi situs ini dimulai dari November 2006 sampai dengan April 2007 oleh Yuda Wahyu dan Samack. Apokalip.com resmi online sejak tanggal 10 Mei 2007 dengan tagline Menyerukan Kebisingan. Selain mengelola webzine, Apokalip juga memiliki projekt lain seperti Klub Apokalip [blog/portal], ReloadYourStereo [netlabel], Apokalip|Show [event organizer], Apokalip Strong-Merch [merchandise], dan Kios Apokalip [online store]. Manajemen dan pengembangan situs ini dikelola secara independen oleh Apokalip Media Inc.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: